Biografi James Owen Sullivan
Biografi James Owen Sullivan
James Owen Sullivan dikenal
dengan nama lain The Rev atau The Reverend Tholomew Plague. Ia lahir di
Huntington Beach, California, United Stated tanggal 10 Februari 1981. Ia adalah
salah satu drummer favorit saya dan menjadi salah satu orang yang memotivasi
saya untuk menjadi drummer. Ia adalah salah satu personil dari band Avenged
sevenfold sebelum ia meninggal tanggal 28 Desember 2009 dikarenakan over dosis.
Ia adalah seorang multitalent,
karena ia bisa memainkan drum, gitar, bass, piano, vocal-backing vocal, dan
seorang penulis lagu. Mayoritas ia merupakan pemain drum. Vokalnya ia tunjukkan
saat ia bergabung dengan Pinkly Smoth sebagai vocalist, drummer, pianist.
Sementara pengetahuan tentang gitar, bass, piano, backing vocal, drum, dan
sebagai penulis lagu ia tampilkan di lagu lagu Avenged Sevenfold.
Ia adalah anak tunggal dari Joe
Sullivan dan Barbara Sullivan. Ia dibesarkan di lingkungan Katholik. Saat kecil,
Jimmy (panggilan akrabnya) sangat nakal dan keras kepala. Ia sering dikeluarkan
saat ia masuk disekolah. Seperti saat Dia masuk sekolah Katholik bersama Matt
Shadows tapi ia dikeluarkan saat berada kelas 2. Dia juga dikeluarkan dari
sekolah saat di Huntington Beach High School karena ia menjadi pembuat masalah.
Dan juga dia dikeluarkan dari sekolah alternatif.
Ia terlihat sangat tertarik pada
musik dan mulai mengeksplorasi musik bersama ayahnya saat berusia 4 tahun.
Ayahnya mengatakan bahwa ini merupakan penyakit kedua yang ia temukan pada
Jimmy. Lalu Ia pun diberikan sepasang stik drum saat umur 5 tahun. Orang tua
Jimmy menginginkan Jimmy agar mengambil pelajaran piano, tapi ia menolak.
Selang beberapa saat ia pun mengikuti pelajaran piano diam diam.
Ketika Jimmy berusia 10 tahun, ia
bertemu dengan Jeanette Wrate yang bekerja di Harbour College. Ia diajak untuk
ikut ambil bagian di kelompok perkusinya yang bernama Blooming Looney. Dia
memperkenalkan Jimmy dengan hal hal yang tak biasa seperti menggunakan botol
bekas air mineral dan pedal drum yang ditemukan di tempat sampah.
Saat berusia 10 tahun ia
menginginkan sebuah drum tetapi orang tuanya tidak memberikannya sampai 2 bulan
kemudian. Ia pun marah dan merusak furnitur dirumahnya dan akhirnya berhasil
memaksa orang tuanya membelikan ia drum. Ibunya mengatakan bahwa ia harus
membelinya supaya ia tidak merusak semua furniturnya. Sebelum mendapatkan drum
kitnya sendiri, ia memakai drum kit temannya.
Saat ia memperoleh drum kit
pertamanya, ia sangat senang memainkannya. Sehingga orangtuanya berpikir untuk
mencarikan ia seorang guru untuk memberikannya pelajaran. Tetapi mereka
khawatir kalau Jimmy tidak bisa mengendalikan kesenangannya akan drum dan
merusak drum kitnya sehingga orangtuanya mengurungkan niat mereka.
Pada usia 12 tahun, Jimmy diajak
ayahnya menonton konser Metallica. Dan saat itu mulailah ia tertarik dengan
aliran Slayer dan Pantera. Ia pun mulai tertarik dengan band band seperti Dream
Theatre, Suicidal Tendencies, dan Primus. Pengaruhnya dari Primus saat Jimmy
tahu bahwa ibunya merupakan penggemar Primus dan ibunya berkata agar Jimmy
menonton konser Primus.
Ibu Jimmy, Barbara, mengatakan
bahwa Jimmy bertemu kembali dengan Matt Shadows saat mereka bermain basket saat
mereka bergabung di klub basket Huntington Beach High School. Dan semenjak itu
mereka berteman akrab.
Ada juga kejadian lucu saat Jimmy
menyelinap keluar saat orangtuanya menyuruh ia tidur. Orangtuanya tahu, tapi
membiarkannya. Jimmy pergi menyelinap ke rumah Matt Shadows dan orang tua Matt
tidak tahu hal tersebut. Ia pun lari ke atap rumah Matt dengan membawa pistol
dan menembakkan pistol ke atap rumah tetangga Matt. Dan akhirnya tetangga Matt
datang dan menggedor rumah Matt. Lalu aya Matt keluar dan mengatakan mereka tak
tahu hal itu, mereka sedang tidr. Lalu Jimmy pun menyelinap pulang ke rumahnya
dan masuk ke kamarnya. Esok harinya Ayah Matt datang kerumahnya dan melarang
Jimmy untuk datang kerumah mereka.
Saat berumur 15 tahun, ia pertama
kali masuk penjara karena mencuri dan juga berkelahi di bar. Saat di Huntington
Beach High School, ia mulai mengembangkan kembali jiwa musiknya bersama. Saat
berumur 18 tahun, ia mengeluarkan rekaman pertamanya.
Saat SMA, ia membentuk Avenged
Sevenfold bersama Matt Shadows, Zacky Vengeance, Matt Wendt. Setelah itu
Synyster Gates bergabung dan mereka pun merekam ulang ‘To The End Of Rapture’.
Dan ia pun berpacaran dengan
mantan seorang bintang porno yaitu Leana Silver McFadden. Ia bekerja di Teen
Topanga. Teman dekat mereka mengatakan mereka sudah menikah. Tetapi orangtua
Jimmy membantah hal tersebut. Tetapi yang pasti di jari manis Jimmy terdapat
tato bertuliskan nama Leana dan begitu juga sebaliknya dijari manis Leana
tertulis nama Jimmy.
Orangtua Jimmy juga pernah
berharap agar Jimmy tak menambahkan koleksi tato di tubuhnya. Tapi mereka
menjadi seakan tak peduli lagi karena mereka yakin ia memiliki karir musik yang
sangat baik. Dan itu seakan akan menghilangkan ketakutan itu dari mereka.
Menurut majalah Rhythm, ia
mendapat tempat sebagai drummer ke-41 drummer terbesar sepanjang masa dan
termasuk sebagai drummer terhebat didunia pada urutan ke-9. Contohnya saat ia
mendapatkan teknik ‘The Double-Ride’. Yaitu saat memainkan tempo cepat diantara
double pedal dan ride cymbals.
Dan juga sebagai seorang drummer , dia memiliki banyak sekali jenis
vokal dan vokalnya sangat membantu. Mulai dari suara bisikan (Brompton cocktail
& Critical Acclaim), Suara Wanita (Mezmer) Scream Melodis (A Little Piece
of Heaven), Nyanyian Surga (Almost Easy).
Suara Tertawa (Afterlife) . Melodis Lembut (Critical Acclaim).
Lalu pada
suatu masa bandnya sedang sibuk menggarap album ke 5, ia ditemukan meninggal di
rumahnya akibat over dosis. Dan album ke 5 Avenged Sevenfold berjudul
‘Nightmare’ mereka dedikasikan kepada drummer mereka, Jimmy Owen Sullivan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar